Selasa, 29 Mei 2012

Membuat Bros Bunga Bahan Acrylic

Bosan membuat bros terus? Oke…., kali ini saya akan coba ajak teman-teman, ibu-ibu dan remaja putri untuk membuat bunga dari bahan manik acrylic. Bunga dari manik-manik acrylic ini ( kalau menurut saya… ehm… )menarik. Bunga ini hampir mirip dengan bunga dari Kristal. Seperti halnya bunga dari Kristal, ketika kita membeli bunga Kristal, maka berhati-hatilah, telitilah sebelum membeli. sebab kadang ada Kristal palsu, yang ketika kita melihat warna-warni bunganya sangatlah cantik dan menarik hati. Akan tetapi ketika sampai di rumah? Sehari dua hari….ternyata bunga Kristal itu hanya dibikin dari bahan kaca biasa, yang warna warni indahnya hanyalah sepuhan atau cat saja, yang akan pudar atau bahkan ngelotok sendiri lama kelamaan. Demikian juga pada bunga yang terbuat dari bahan acrylic, apabila kita kurang teliti membali bahan-bahan pembuatnya, niscaya mata kita bisa tertipu. Maka sebaiknya berhati-hati dan telitilah ketika membeli. Karena manik-manik acrylic ini ada yang palsunya, yang terbuat dari bahan plastik. Jika kita teliti, kita akan tahu perbedaan manik yang terbuat dari bahan acrylic dengan yang plastik. Untuk manik yang terbuat dari acrylic, tampilan luarnya lebih mengkilat, disamping lebih berat timbangannya dibanding manik dari plastik. Disamping itu, manik acrylic secara harganya lebih mahal lah yaw…..dibanding yang dari plastik. Tapi,….jangan sampai deeeh…udah kita belinya mahal, ternyata kita dapat yang palsunya. Makanya….kenalilah ! MAWAR KECIL BAHAN-BAHAN: · Kawat bungkus metalik · Manik-manik · Tang · Kenur/senar · Manik acrylic pyramid kecil 3 mm untuk putik · Manik acrylic bulat diameter 4 mm untuk kelopak bawah · Manik kelopak 25 biji mahkota, · Daun CARA MEMBUAT : 1. Masukkan 5 putik kedalam kenur silang 2. Masukkan manik kelopak mahkota kekiri dan ke kanan kenur masing-masing 5 butir/biji 3. Masukkan manik hijau kelopak bawah 1 biji, silangkan kenur 4. Masukkan lagi mote hijau 4 biji silangkan lagi kenur 5. Masukkan salah satu kenur ke arah putik 6. Lanjutkan dengan mengisi 5 kelopak mahkota kedalam kenur sampai selesai 7. Bawa kenur ke bawah lagi, ikat, kencangkan. 8. Ambil 1 biji manik, warna sesuai selera, masukkan ke kawat 9. Lipat kawat, plintir, masukkan daun di kiri dan kanan, ikat, plintir lagi sampai kawat habis, tekuk ujungnya ke arah atas lebih kurang 1 cm.

Bagus Bukan???

Cara Membikin Hiasan Buat Tempat Air Minum Gelas

1. BAHAN : · 6 biji manik hijau bening bulat 5mm · Tali kenur · 6 butir Manik tetes · 12 kelopak bunga
CARA MEMBUAT STEP BY STEP :: Masukkan manik berturut-turut, manik bulat , kelopak bunga, dan putik
Tambahkan 2 kelopak, masukkan kedalam kenur dari sisi yang ada manik bulat. Jangan lupa memasukkan kenurnya dari arah belakang kelopak.
Silang di 2 kelopak bunga nya saja
Isi lagi dengan manik bulat 1 biji di kanan/sebelah kelopak yang menghadap belakang, putik 1 di sebelah kiri. Isi lagi dengan 2 kelopak, silang di kelopaknya saja.
Demikian seterusnya hingga kelopak ke 6.
Setelah kelopak 6 selesai, masukkan manik bulat di sebelah kanan, dan putik di sebelah kiri.
Masukkan kenur yang ada putiknya kedalam kelopak bunga (dari atas kebawah).
Masukkan pula yang dari bawah ke atas
Masukkan kenur yg di atas ke dalam lubang semua putik memutar, tarik hingga kencang.
Lakukan hal yang sama pula di bagian belakang. Yakni dengan memasukkan kenur ke dalam semua lubang manik bulat.
Bawa kenur yang ada di atas ke bawah
Pertemukan kenur yang dari atas dengan kenur yang dibawah.
Ikat dengan kencang, jadilah bunga teratai. Bunga ini nantinya yg akan ditempel pada tempat air minum ukuran gelas. seperti nampak pada gambar di bawah :
Traallllaaaalllla>. Bagus bukan??

Senin, 21 Mei 2012

CARA MEMBUAT BONEKA PERI BINTANG VALENTINE DARI CLAY

Bagian Kepala & Badan Boneka Peri Bintang Valentine Gambar 1: Buatlah bulatan untuk muka dan tekan dengan alat untuk bentuk mata. Gambar 2: Tambahkan manik-manik hitam kecil untuk mempertegas mata. Gambar 3: Bentuklah badan dari sisi bawah dengan menggunakan clay putih. Gambar 4: Lekukan kaki dan tangan dapat dipertegas dengan menggunakan alat ukir. Gambar 5: Bentuk pipih clay warna pink untuk krah bajunya. Gambar 6: Gabungkan kepala yang telah dibuat dengan badan boneka.
Bagian Tangan, Rambut & Kaki Boneka Peri Bintang Valentine Gambar 7: Bentuklah seperti tetes air dari clay warna putih sebanyak 2 untuk tangan boneka. Gambar 8: Gunakanlah warna yang sama dengan warna muka untuk jari. Gambar 9: Gabungkan kedua tangan dengan badan boneka peri. Gambar 10: Bentuklah seperti tetes air dengan bagian bawah agak melebar sebanyak 2 untuk kaki. Gambar 11: Tunggulah sesaat hingga bagian kaki agak mengeras, bentuk sepatu dengan menempelkan clay warna pink dan berikan batasan dengan clay yang telah digelintir. Gambar 12: Gabungkan kaki dengan badan boneka. Gambar 13: Gunakanlah clay warna coklat muda untuk rambut boneka, pipihkan dan garislah untuk memberi tekstur rambut. Gambar 14: Tempelkan satu bagian rambut pada kepala boneka. Gambar 15: Lakukan hal yang sama pada gambar 13 dan 14 untuk bagian rambut sisi yang satunya.
Bagian Rambut, Sayap, Bintang dan Papan Ucapan Gambar 16: Buatlah melingkar kecil untuk mempercantik kedua sisi rambut boneka. Gambar 17: Bentuklah sayap boneka peri seperti menyerupai bentuk hati menggunakan clay warna pink. Gambar 18: Tempelkan kedua sayap dibelakang bahu boneka. Gambar 19: Bentuklah bulatan sebagai tahap awal membentuk bintangnya. Gambar 20: Tekan-tekan dengan menggunakan alat. Gambar 21: Runcingkan tiap sisi bintang dengan menggunakan tangan. Gambar 22: Bentuk bintang yang telah jadi. Gambar 23: Buatlah bintang sebanyak 4 buah kemudian tempelkan melingkar pada bagian depan peri. Tambahkan papan ucapan dan lekatkan boneka pada papan tersebut. Gambar 24: Peri Bintang Valentine-mu telah jadi. Sangat mudah bukan membuatnya? Sumber: Porcelana Fria Keterangan Bahan, Alat dan Perlengkapan yang dapat digunakan Bahan clay yang digunakan adalah merk Modena Alat yang digunakan adalah Modelling Tools Pewarnaan menggunakan cat poster merk Sakura 2 pcs Manik-manik warna hitam Lem Nah...sebentar lagi akan memasuki bulan Februari, maka selamat mempersiapkan VALENTINE'S DAY kamu yah....^^

Kerajinan Tangan Dari Bekas Pelepah Pisang

Tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu global warming, secara tidak langsung mempengaruhi minat konsumen untuk mulai beralih ke produk-produk yang tentunya ramah lingkungan. Kondisi inilah yang dimanfaatkan para pengrajin untuk saling berlomba menciptakan aneka macam kerajinan daur ulang untuk menarik minat para konsumennya. Salah satu peluang bisnis yang saat ini ramai dijalankan warga yaitu mengangkat limbah pelepah pisang yang dulunya tidak berguna menjadi karya seni unik dan memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Dengan bermodalkan kreativitas yang tinggi untuk selalu berinovasi, limbah pelepah pisang yang dulunya terbuang kini bisa diubah menjadi peluang bisnis baru yang menghasilkan untung besar bagi setiap pelakunya. Bahkan tidak sedikit jumlah pengrajin souvenir cantik pelepah pisang yang kini telah berhasil mengantarkan produknya menembus pasar dunia serta menciptakan lapangan kerja baru untuk mengurangi angka pengangguran di negara kita. Hal ini tentunya menjadi bukti kuat bagi kita bersama, bahwa pada dasarnya memulai suatu usaha bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk juga dengan mengolah limbah pelepah pisang menjadi produk baru yang membawa berkah bagi para pengrajinnya. Konsumen Pesona unik dan kesan menarik yang dihasilkan dari serat pelepah pisang ternyata tidak hanya merebut perhatian konsumen di pasar lokal dan nasional. Namun produk kerajinan pelepah pisang ini juga berhasil masuk pasar internasional dan memikat konsumen luar negeri seperti di Singapura, Perancis, serta Italia. Info Bisnis Berbekal limbah pelepah pisang yang ada, Anda bisa menciptakan berbagai macam produk kerajinan yang unik. Misalnya saja kap lampu, kotak tisu, tas pesta, sandal, tempat pensil, boneka lucu, aneka pigura foto yang unik, sampai dikreasikan menjadi karya lukisan kaligrafi. Dari semua jenis pohon pisang yang ada di Indonesia, pelepah pisang yang paling indah seratnya dan memiliki tekstur kuat adalah pelepah pohon pisang kepok, pisang raja dan pisang ambon. Untuk membantu Anda yang tertarik menekuni bisnis kreatif daur ulang pelepah pisang, berikut kami informasikan salah satu contoh pembuatan kerajinan tempat pensil yang bisa Anda coba. Membuat Tempat Pensil dari Pelepah Pisang Alat dan Bahan 1. Pelepah Pisang 2. Kertas karton (dibuat pola membentuk tabung) 3. Biji-bijian kering (penghias) 4. Pensil 5. Lem dengan daya lekat tinggi 6. Gunting Cara Membuat : 1. Siapkan pelepah pisang yang sudah kering (untuk proses pengeringan bisa dilakukan dengan cara diangin-anginkan), kemudian pelepah pisang ditempelkan pada kertas karton yang sudah dibentuk menjadi tabung. 2. Proses pengeleman bisa Anda lakukan dengan menggunakan perekat yang cukup kuat, misalnya saja menggunakan lem fox atau membuat lem sendiri dari tepung pati. 3. Selanjutnya diamkan beberapa menit agar pelepah pisang menempel dengan kuat dan lem yang digunakan telah sepenuhnya mengering. 4. Bila sudah kering, Anda bisa menghias tempat pensil tersebut dengan menggunakan biji-bijian kering, atau menggunakan hiasan dari tempurung kelapa untuk menambah kesan etnik dan menarik pada produk kerajinan yang Anda buat. 5. Lumuri tempat pensil dengan cairan melamin agar warnanya lebih mengkilat, lalu keringkan. 6. Produk siap dikemas dan dipasarkan.
Kelebihan Bisnis Meskipun peluang usaha ini dijalankan dengan memanfaatkan limbah yang tidak bernilai, namun keuntungan yang dijanjikan bagi pelakunya tidaklah kecil. Bahkan sebagian dari pelaku usaha bisa mengantongi untung hingga 50% dari omset yang mereka dapatkan, mengingat keberadaan limbah pelepah pisang sangat mudah ditemukan di berbagai daerah, dan harga jualnya pun masih sangat rendah. Jadi, tidak menutup kemungkinan bila dengan modal kecil pun Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlimpah. Selain besarnya keuntungan yang dijanjikan, menjalankan bisnis kreasi unik kerajinan pelepah pisang ternyata tidaklah susah. Anda bisa memulainya dengan belajar secara otodidak karena pada dasarnya bahan, peralatan serta proses pengerjaannya sangat mudah untuk dipelajari. Anda bisa mencari informasi tentang kreasi daur ulang pelepah pisang melalui buku, internet, atau mengikuti pelatihan bisnis kerajinan yang diselenggarakan pihak pemerintah maupun swasta. Selebihnya, Anda bisa berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru yang tentunya lebih unik dan tidak kalah menarik dengan produk lainnya yang ada di pasaran. Kekurangan Bisnis Beberapa kendala bisnis yang sering dihadapi para pengrajin pelepah pisang yaitu tingkat persaingan pasar di bidang industri kerajinan yang semakin hari kian melesat hebat. Bahkan persaingan pun tidak hanya datang dari pengrajin produk sejenis, namun juga dari produk kerajinan lainnya yang saling berlomba merebut perhatian pelanggan. Kendala berikutnya yang sering dihadapi para pengrajin yaitu lamanya proses pengeringan pelepah pisang yang masih tergantung dengan cuaca di sekitar lokasi usaha. Kebanyakan para pengrajin memanfaatkan bantuan sinar matahari untuk proses pengeringan bahan baku, hal ini dipilih pengrajin karena selain biayanya yang sangat murah, kualitas warna yang dihasilkan juga akan berbeda bila pengeringannya dilakukan dengan cara buatan (misalnya disetrika atau dipanaskan dengan alat lain). Strategi Pemasaran Untuk memasarkan produk kerajinan pelepah pisang, Anda bisa memulainya dengan menitipkan hasil produksi ke beberapa galeri kerajinan maupun toko pernak-pernik yang ada disekitar lokasi usaha Anda. Selain menjalankan strategi pemasaran tersebut, Anda juga bisa mempromosikan produk melalui kegiatan pameran maupun bazar UKM yang diselenggarakan pihak pemerintah atau swasta. Dengan rutin mengikuti kegiatan pameran dan bazar produk kerajinan, maka peluang Anda untuk mendapatkan pangsa pasar baru semakin terbuka lebar dan produk Anda pun semakin dikenal banyak orang. Beriklan di media massa seperti di surat kabar, majalah-majalah, radio dan televisi lokal, serta memanfaatkan media internet menjadi strategi promosi yang cukup efektif untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan bantuan internet yang tanpa batas, bahkan Anda bisa memasarkan produk kerajinan tersebut hingga ke berbagai pelosok daerah. Sehingga tidak menutup kemungkinan Anda bisa merekrut agen-agen pemasaran di berbagai daerah untuk memperlancar distribusi produk kerajinan pelepah pisang. Semakin luas pemasaran yang Anda jangkau, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya. Kunci Sukses Kreativitas dan inovasi menjadi poin penting bagi Anda untuk memenangkan persaingan pasar yang ada. Karena itu tingkatkan terus kemampuan dan kreativitas Anda dalam berkarya, sehingga Anda bisa menghasilkan produk kerajinan yang unik dan tentunya menarik perhatian konsumen. Ikuti perkembangan trend yang sedang digemari para konsumen dan penuhi kebutuhan mereka untuk menghasilkan omset berlimpah setiap bulannya. Analisa Ekonomi Asumsi Produksi dilakukan di rumah pribadi dan dibantu oleh satu orang tenaga produksi. Modal awal Pepelah pisang (Rp 1.500,00 x 1.000 lbr) Rp 1.500.000,00 Kertas karton (Rp 2.500,00 x 1.000 lbr) Rp 2.500.000,00 Lem perekat dan hiasan Rp 500.000,00 Gunting, cutter, penggaris, pensil, dll Rp 150.000,00 + Total Rp 4.650.000,00 Biaya operasional per bulan Bahan baku per bulan Rp 6.000.000,00 Kemasan plastik Rp 900.000,00 Biaya gaji karyawan Rp 750.000,00 Biaya listrik dan telepon Rp 200.000,00 Biaya transportasi Rp 300.000,00 Biaya promosi (pameran, kartunama, dll) Rp 2.000.000,00 + Total Rp 10.150.000,00 Omset per bulan Penjualan per bulan : Kap lampu (@ Rp 50.000,00 x 50 pcs) Rp 2.500.000,00 Aneka tas (@ Rp 40.000,00 x 100 pcs) Rp 4.000.000,00 Sandal (@ Rp 20.000,00 x 100 pcs) Rp 2.000.000,00 Tempat pensil (@ Rp 15.000,00 x 75 pcs) Rp 1.125.000,00 Boneka lucu (@ Rp 25.000,00 x 75 pcs) Rp 1.875.000,00 Pigura foto (@ 15.000,00 x 50 pcs) Rp 750.000,00 + Total omset Rp 12.250.000,00 Laba bersih per bulan Rp 12.250.000,00 - Rp 10.150.000,00 = Rp 2.100.000,00 ROI (Return of Investment) (Modal awal : laba bersih per bulan) = ± 2, 2 bulan Mudah dan menguntungkan bukan? Semoga informasi ini bisa menjadi salah satu ide bisnis ramah lingkungan yang dapat Anda jalankan dalam waktu dekat ini. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Ayo berbisnis ramah lingkungan !!! Salam sukses.

Kamis, 17 Mei 2012

Bunga Untuk Hiasan Dari Kertas

Sebelumnya Kita sudah belajar membuat kertas daur ulang, Selain untuk dijadikan lembaran kertas, bubur kertas yang dengan kandungan air lebih sedikit bisa dibuat aplikasi untuk dijadikan hiasan caranya: 1. Robek-robek kertas bekas (usahakan kertas berwarna putih dan hindari kertas koran dan yang ada lapisan lilinnya) 2. Rendam kertas 3. Haluskan (bisa menggunakan blender) 4. Campur bubur kertas dengan pewarna (saya mengunakan pewarna makanan tapi lebih baik menggunakan pewarna tekstil) 5. saring dan peras 6. buat bulat-bulat kecil lalu pipihkan dengan menggunakan jari (jepit dengan jari telunjuk dan jempol) hingga berbentuk kelopak 7. Jemur hingga kering 8. Rapihkan ujung-ujung kelopaknya 9. Rangkai menyerupai bunga di atas pigura, box atau kartu ucapan

Selasa, 15 Mei 2012

Perbedaan Felt Dan Flanel

Ada yang bilang sama, ada yang juga bilang beda. Kain felt biasanya digunakan untuk keterampilan membuat boneka atau aplikasi pada baju anak-anak, biasanya dijual perlembar kira-kira 40cm x 40cm, dengan warna-warna polos tanpa motif dan permukaannya agak berserabut. Sedangkan flanel permukaannya lebih lembut dan ada yang memiliki motif atau gambar, biasanya dibuat untuk selimut dan perlengkapan bayi. Tapi kebanyakan orang bilang felt atau flannel itu sama (bahan polos untuk kerajinan) Ok deh, yang akan dibahas selanjutnya flannel or felt buat keterampilan yah, dan kita ikut saja seperti orang kebanyakan kalau felt atau flannel itu sama^^ Felt ada juga berupa gumpalan seperti kapas/dakron atau nama lainnya Felt wool, Fleece, atau Merino wool , hanya sayang di Indonesia belum ada. Felt tersebut bisa dibentuk berupa miniature 3D atau dibentuk bola-bola dan di kreasikan kembali. Berkreasi dengan felt Untuk berkreasi membuat boneka sederhana dari felt Bahan yang diperlukan . Kain felt bermacam-macam warna . Benang sulam . Jarum . Gunting . Lem UHU (untuk memasang mata) . Pola boneka . Pinsil warna kontras dari velt . Dakron/kapas/kapuk Teknik jahit dasar yang biasa digunakan . Tusuk feston untuk menjahit sekaligus menyatukan dua lembar kain felt atau lebih . Tusuk Tikam jejak, untuk hiasan . Tusuk Pipih . Tusuk jelujur . Tusuk rantai terbuka - Membuat pola . Bisa menggunakan langsung pola yang sudah ada, lalu jiplak ke kertas karton dengan menggunakan karbol kain, atau membuat pola baru dengan kreasi sendiri

Berbagai Macam Clay

Hallo semua, banyak teman-teman yang menanyakan jenis-jenis clay, jadi kali ini saya coba menerangkan sedikit perihal macam-macam clay yang saya ketahui. Kalau ada kesalahan atau tambahan, mohon kasih tahu yah ^_^ Lilin Malam Ini juga termasuk ‘keluarga’ clay, biasanya untuk mainan anak-anak, banyak dijual di toko-toko buku bermacam-macam warna dan mudah dibentuk. Bentuk akhirnya tetap lunak tidak akan mengeras dan dapat diolah kembali. Plastisin Clay Hampir sama dengan Lilin malam hanya saja tidak selunak lilin malam dan lebih mantap bentuknya (lebih keras dibandingkan lilin malam) Paper clay Terbuat dari bubur kertas, kebanyakan dijual dengan warna putih dan ada juga dengan campuran gips (seperti kapur). Hasil akhirnya keras dengan cara diangin-anginkan dan di cat diberi warna (dapat juga sewaktu diulenin langsung ditambah warna). Paper clay dapat dibuat sendiri dengan cara merendam kertas (caranya bisa di lihat posting sebelumnya perihal daur ulang koran) Clay Tepung Ini dapat dibuat sendiri dan cukup mudah dikerjakan bersama anak-anak. Bahan yang diperlukan: - Tepung terigu : tepung tapioka : tepung beras dengan perbandingan 1:1:1 - Lem kayu misalnya lem fox (atau sejenisnya) - Sedikit natruim benzoat/pengawet makanan atau Borax juga nggak apa-apa kok ^_^ (ini gak wajib, jika ingin hasil tahan lama tidak berjamur) - Cat poster/akrilic/cat air - Pilox bening/cat kuku bening Cara membuat: Campur tepung, masukan lem sedikit demi sedikit hingga serasa pas dan tidak lengket ditangan Bagi beberapa bagian (sesuai warna-warna yang diinginkan) dan campurkan sedikit demi sedikit cat sampai warna yang diinginkan tercapai Clay tepung siap di bentuk Angin-anginkan hingga kering Dapat disemprotkan Pilox transparant atau dioles cat kuku agar lebih tahan lama Clay Roti Ini juga dapat di buat sendiri dari sisa-sisa roti Bahannya: - 1 lembar roti tawar (angin-anginkan dulu agar teksturnya agak kering) - Lem kayu misalnya lem fox (atau sejenisnya) - 1 sdt minyak sayur - Sedikit natruim benzoat/pengawet makanan atau Borax (tidak wajib) - Cat poster/acrilic/cat air - Pilox tranparant/cat kuku bening Cara membuat: - Sobek-sobek kecil roti tawar - Tambahkan lem dan uleni sampai agak kalis. - Tambahkan minyak sayur dan pengawet, uleni sampai kalis - Selanjutnya sama dengan membuat clay dari tepung (diambil dari resepnya mbak Yoana di millis Manik2 Cantik) Jumping Clay Clay ini jika diangin-angin kan akan kering dan tidak dapat diolah lagi, hanya saja jadinya ringan seperti gabus. Dijual dengan berbagai macam warna didalam kantung alumunium foil (biasanya) cocok untuk dibuat menjadi boneka-boneka hewan atau manusia kecil Air Dry Clay/clay jepang/clay korea Hampir sama dengan jumping clay, hanya saja bentuk akhirnya lebih padat. Dijual dengan berbagai macam warna dan dibungkus dengan plastik kedap udara (biasanya). Cocok untuk membuat miniature buah-buahan, sayuran, makanan atau lainnya Polymer Clay Clay yang paling mahal, masih langka di Indonesia. Proses pengeringannya dengan cara di oven (bukan pakai oven kompor loh). Hasil akhirnya… Wah kaya bunglon tergantung jenis clay nya (bisa lihat di posting sebelumnya perihal polymer clay) mau seperti kayu, batu alam, metal atau plastik. Clay Asli (Tanah Liat/Keramik) Pasti semua tahu yang ini, clay asli dari alam untuk membuat tembikar. Cara pengeringannya setelah diangin-angin dibakar kedalam tungku. Berdasarkan jenis nya - Gerabah - Keramik batu - Porselin - Keramik Baru http://www.pppgkes.or.id/modules.php?name=Content&pa=showpage&pid=67 Clay Imitasi (???) Tidak semua tahu perihal clay ini, Tha saja tidak tahu namanya (lupa) hehe. Yang pasti clay ini biasanya digunakan di pabrik-pabrik mobil atau industri besar lainnya untuk dijadikan model produk. Warnanya coklat tua dengan cara dipanaskan dahulu agar dapat dibentuk. Hasil akhirnya…. Lumayan kokoh, tapi masih bisa diolah lagi kalau dipanaskan ^_^ Gips Ini termasuk keluarga clay bukan yah? Gips terbuat dari bahan kapur yang dikeraskan. Cara pembuatanya, adonan yang encer dicetak (menjadi pot, hiasan kulkas, pajangan, dll) diangin-angin kan lalu di cat. Atau dapat juga dipadatkan berbentuk balok, lalu di ukir menjadi patung, abstrak atau lainnya (jadi inget masa kuliah ^_^ )